"Terkadang orang hidup itu seperti kepiting". taukah anda tentang makna yang terkandung dalam kata-kata tersebut ? singkat cerita...
Jika ada kepiting yang hampir meraih bibir ember dan hampir lolos, maka kepiting yang lain akan berusaha menyapitnya dan menariknya kembali agar terjatuh. Begitulah yang dilakukan oleh semua kepiting jika ada temanya yang hampir lolos. Walau mereka kuat, keras, memiliki capit yang tajam, semua akan menjadi sia-sia, karena dalam diri mereka tertanam sifat iri, dengki, dan berusaha untuk menjatuhkan sesamanya, agar dirinya dapat mencapai puncak lebih dulu.
Dalam kehidupan kita selalu dipenuhi dengan ''Kesempatan'' dalam menggapai suatu yang di harapkan dan dicita-citakan. Kesempatan tersebut merupakan sebuah ''Ujian'' sebelum kita mencapai keberhasilan dengan kerja keras, semangat, hasrat, rasa, emosi, dan keraguan. Semua orang berlomba mendapatkan kesempatan tersebut. Berlomba menjadi pemenang, dan berlomba ''Menjatuhkan Saingannya''.
''Kepiting dalam Ember'' itulah kata yang pantas di tunjukan kepada orang yang Senang Melihat Orang Susah & Susah Melihat Orang Senang. Terkadang kita merasa senang jika teman atau orang lain dalam keadaan susah, baik itu susah karena tidak mencapai keberhasilan, maupun keadaan susah yang lain. Begitu pula sebaliknya, jika ada orang Senang dan berhasil, kita sering kali merasa resah, gelisah, iri, dengki, dan berpikir untuk menjatuhkannya kembali.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar